Iklan

Latest Post


83. Al Mutaffifin

Bhumi Literasi
Rabu, 13 Januari 2021, Januari 13, 2021 WIB Last Updated 2021-01-13T07:48:31Z

Surat Al Mutaffifin

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

1.    وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَۙwailul lil-muaffifīnCelakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!

2.    الَّذِيْنَ اِذَا اكْتَالُوْا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُوْنَۖallażīna iżaktāl 'alan-nāsi yastaufn(Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,

3.    وَاِذَا كَالُوْهُمْ اَوْ وَّزَنُوْهُمْ يُخْسِرُوْنَۗwa iżā kālhum aw wazanhum yukhsirndan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.

4.    اَلَا يَظُنُّ اُولٰۤىِٕكَ اَنَّهُمْ مَّبْعُوْثُوْنَۙalā yaunnu ulā`ika annahum mab'ụṡụnTidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,

5.    لِيَوْمٍ عَظِيْمٍۙliyaumin 'aīmpada suatu hari yang besar,

6.    يَّوْمَ يَقُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗyauma yaqmun-nāsu lirabbil-'ālamīn(yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam.

7.    كَلَّآ اِنَّ كِتٰبَ الْفُجَّارِ لَفِيْ سِجِّيْنٍۗkallā inna kitābal-fujjāri lafī sijjīnSekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar tersimpan dalam Sijjin.

8.    وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سِجِّيْنٌۗwa mā adrāka mā sijjīnDan tahukah engkau apakah Sijjin itu?

9.    كِتٰبٌ مَّرْقُوْمٌۗkitābum marqm(Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal).

10.                    وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَۙwailuy yauma`iżil lil-mukażżibīnCelakalah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan!

11.                    الَّذِيْنَ يُكَذِّبُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۗallażīna yukażżibna biyaumid-dīn(yaitu) orang-orang yang mendustakannya (hari pembalasan).

12.                    وَمَا يُكَذِّبُ بِهٖٓ اِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ اَثِيْمٍۙwa mā yukażżibu bihī illā kullu mu'tadin aīmDan tidak ada yang mendustakannya (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas dan berdosa,

13.                    اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَۗiżā tutlā 'alaihi āyātunā qāla asāīrul-awwalīnyang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, “Itu adalah dongeng orang-orang dahulu.”

14.                    كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَkallā bal rāna 'alā qulbihim mā kān yaksibnSekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.

15.                    كَلَّآ اِنَّهُمْ عَنْ رَّبِّهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّمَحْجُوْبُوْنَۗkallā innahum 'ar rabbihim yauma`iżil lamajbnSekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhannya.

16.                    ثُمَّ اِنَّهُمْ لَصَالُوا الْجَحِيْمِۗumma innahum laālul-jaīmKemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.

17.                    ثُمَّ يُقَالُ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَۗumma yuqālu hāżallażī kuntum bihī tukażżibnKemudian, dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang dahulu kamu dustakan.”

18.                    كَلَّآ اِنَّ كِتٰبَ الْاَبْرَارِ لَفِيْ عِلِّيِّيْنَۗkallā inna kitābal-abrāri lafī 'illiyyīnSekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ’Illiyyin.

19.                    وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا عِلِّيُّوْنَۗwa mā adrāka mā 'illiyynDan tahukah engkau apakah ’Illiyyin itu?

20.                    كِتٰبٌ مَّرْقُوْمٌۙkitābum marqm(Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal),

21.                    يَّشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُوْنَۗyasy-haduhul-muqarrabnyang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah).

22.                    اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙinnal-abrāra lafī na'īmSesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,

23.                    عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ يَنْظُرُوْنَۙ'alal-arā`iki yanurnmereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.

24.                    تَعْرِفُ فِيْ وُجُوْهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيْمِۚta'rifu fī wujhihim naratan na'īmKamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan.

25.                    يُسْقَوْنَ مِنْ رَّحِيْقٍ مَّخْتُوْمٍۙyusqauna mir raīqim makhtmMereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel),

26.                    خِتٰمُهٗ مِسْكٌ ۗوَفِيْ ذٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُوْنَۗkhitāmuh misk, wa fī żālika falyatanāfasil-mutanāfisnlaknya dari kasturi. Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.

27.                    وَمِزَاجُهٗ مِنْ تَسْنِيْمٍۙwa mizājuh min tasnīmDan campurannya dari tasnim,

28.                    عَيْنًا يَّشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُوْنَۗ'ainay yasyrabu bihal-muqarrabn(yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).

29.                    اِنَّ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْا كَانُوْا مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يَضْحَكُوْنَۖinnallażīna ajram kān minallażīna āman ya-aknSesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulu menertawakan orang-orang yang beriman.

30.                    وَاِذَا مَرُّوْا بِهِمْ يَتَغَامَزُوْنَۖwa iżā marr bihim yatagāmaznDan apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya,

31.                    وَاِذَا انْقَلَبُوْٓا اِلٰٓى اَهْلِهِمُ انْقَلَبُوْا فَكِهِيْنَۖwa iżangqalabū ilā ahlihimungqalab fakihīndan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.

32.                    وَاِذَا رَاَوْهُمْ قَالُوْٓا اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَضَاۤلُّوْنَۙwa iżā ra`auhum qālū inna hā`ulā`i laāllnDan apabila mereka melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,”

33.                    وَمَآ اُرْسِلُوْا عَلَيْهِمْ حٰفِظِيْنَۗwa mā ursil 'alaihim āfiīnpadahal (orang-orang yang berdosa itu), mereka tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).

34.                    فَالْيَوْمَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُوْنَۙfal-yaumallażīna āman minal-kuffāri ya-aknMaka pada hari ini, orang-orang yang beriman yang menertawakan orang-orang kafir,

35.                    عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ يَنْظُرُوْنَۗ'alal-arā`iki yanurnmereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.

36.                    هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوْا يَفْعَلُوْنَhal uwwibal-kuffāru mā kān yaf'alnApakah orang-orang kafir itu diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang telah mereka perbuat?

 

Komentar

Tampilkan