Iklan

Latest Post


Bayangan Hujan Malam

Bhumi Literasi
Rabu, 15 November 2023, November 15, 2023 WIB Last Updated 2023-11-15T02:25:08Z

Pada suatu malam saat hujan deras, aku duduk sendirian di ruang tamu rumahku. Suara hujan yang menari di atap rumah menciptakan melodi yang menenangkan. Sinar lampu jalan yang redup menyinari pekarangan rumahku, menciptakan atmosfer misterius di sekelilingku.

Ketika aku melihat ke arah pintu depan, aku melihat sesuatu yang membuat bulu kudukku merinding. Di depan pintu, ada bayangan yang samar-samar terlihat. Seolah-olah seseorang berdiri di sana, tapi tidak jelas siapa atau apa itu. Keberanianku diuji oleh rasa takut, namun ketidakpastian membuatku ingin tahu.

Aku bangkit dari sofa dan berjalan perlahan menuju pintu. Hujan semakin deras, dan bayangan itu semakin terdefinisi. Saat aku mendekat, aku melihat seorang sosok wanita dengan gaun putih, rambutnya basah terkena hujan. Tatapan matanya penuh kelembutan, seakan-akan menyiratkan cerita yang terpendam.

Dengan ragu, aku membuka pintu, dan dia masuk tanpa sepatah kata pun. Kami hanya saling menatap, komunikasi tanpa kata. Dia tampak tenang, dan kehadirannya memberikan ketenangan di tengah hujan yang deras di malam itu.

Dia berdiri di depan jendela, dan aku menyadari betapa sendirinya dia di malam ini. Dalam sekejap, rasa takutku hilang, digantikan oleh rasa ingin tahu dan kehangatan. Hujan di luar semakin reda, seakan-akan mendukung kehadiran sosok misterius ini.

Malam itu, kami berdua hanya duduk di ruang tamu, mendengarkan suara hujan yang pelan. Tanpa kata, kami saling memahami. Kadang-kadang, kehadiran seseorang dapat mengubah suasana hati, bahkan dalam ketidakpastian. Bayangan hujan malam itu membawa kehadiran yang tak terduga, membiarkan kisah yang terpendam terungkap dalam diam.

Cerpen ini mengisahkan tentang pertemuan tak terduga di malam hujan, di mana ketakutan berubah menjadi kehangatan melalui kehadiran yang misterius.

Komentar

Tampilkan