Pada suatu hari, seorang pemuda bernama Rizky menemukan sebuah tuyul kecil di hutan belakang rumahnya. Tuyul itu terlihat kesepian dan kelaparan, sehingga Rizky memutuskan untuk memeliharanya.
Rizky memberi nama tuyul itu "Kupret" karena tingkahnya yang nakal namun lucu. Meski awalnya merasa takut, Rizky lama kelamaan merasa dekat dengan Kupret dan memutuskan untuk merawatnya dengan penuh kasih sayang.
Kupret ternyata memiliki kemampuan unik, yakni bisa membantu menemukan benda-benda yang hilang. Hal ini membuat Rizky semakin bahagia dan menjadikan Kupret sebagai teman setia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Namun, kabar tentang kemampuan Kupret tidak bisa dijaga rahasia selamanya. Tetangga Rizky, Ibu Sri, mengetahui tentang keberadaan tuyul tersebut dan berusaha merebutnya. Konflik pun muncul antara Rizky dan Ibu Sri yang ingin memanfaatkan kelebihan Kupret.
Rizky mengajarkan Ibu Sri bahwa tuyul bukan untuk dimanfaatkan secara serakah, melainkan untuk dihargai dan dirawat dengan penuh kebaikan. Ibu Sri akhirnya menyadari kesalahannya dan mengembalikan Kupret kepada Rizky.
Ketika Rizky dan Kupret berdua lagi, mereka menjalani kehidupan dengan lebih bijak. Rizky belajar bahwa memiliki kelebihan seperti Kupret membutuhkan tanggung jawab dan kehati-hatian agar tidak disalahgunakan oleh orang lain.
Akhirnya, Rizky dan Kupret hidup bahagia bersama, sambil menjaga rahasia tentang kemampuan unik si tuyul. Mereka membuktikan bahwa kebaikan dan kebijaksanaan dalam memelihara tuyul bisa membawa kebahagiaan sejati dalam hidup.

