Iklan

Latest Post


Raja Singkong di Saat Senja

Bhumi Literasi
Minggu, 19 November 2023, November 19, 2023 WIB Last Updated 2023-11-19T04:00:24Z
Pak Madha, seorang guru yang penuh kebijaksanaan, memiliki kebiasaan unik: menikmati singkong rebus di sore hari. Setiap kali matahari mulai merunduk, beliau akan menyajikan singkong rebus dalam mangkuk kecil di teras rumahnya.

Sajian singkong itu bukan hanya sekadar camilan bagi Pak Madha, tetapi juga menjadi momen istimewa yang melibatkan kesederhanaan. Di tengah kepadatan tugas mengajar, dia menemukan kedamaian dalam aroma dan rasa singkong yang lembut, memberikan nuansa tersendiri pada rutinitas harian yang padat.

Setiap gigitan singkong itu, Pak Madha sering kali teringat pada masa kecilnya. Dia bercerita kepada tetangganya tentang petualangan di kebun singkong keluarganya, menggambarkan betapa berwarnanya masa lalu yang kini hadir dalam setiap potongan singkong rebusnya.

Tak hanya menjadi kebiasaan pribadi, singkong rebus Pak Madha juga menjadi magnet bagi para tetangganya. Sore-sore, terdengar tawa dan percakapan hangat di sekitar terasnya, sementara aroma singkong merekah menyatukan komunitas kecil mereka.

Suatu hari, Pak Madha memutuskan untuk melibatkan murid-muridnya dalam ritual singkong rebus. Ia mengajarkan mereka cara memasak singkong yang sempurna dan memberikan pelajaran berharga tentang kebersamaan dan kenikmatan dalam hal-hal sederhana.

Singkong rebus Pak Madha bukan sekadar hidangan, melainkan simbol kearifan dan kehangatan yang diwariskannya kepada generasi berikutnya. Setiap murid yang menikmati singkong bersamanya merasa seolah-olah membawa pulang potongan kebijaksanaan dan kebahagiaan dari guru mereka.

Malam itu, di tengah cahaya lampu temaram, Pak Madha menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-temannya. Mereka menikmati singkong rebus yang disiapkan dengan penuh kasih sayang, menguatkan ikatan antara mereka dan menyelipkan makna kebersamaan yang tak ternilai.

Seiring berjalannya waktu, tradisi singkong rebus Pak Madha menjadi legenda kecil di kota kecil itu. Meskipun Pak Madha telah pensiun, aroma singkong rebusnya tetap mewarnai senja hari, mengingatkan semua orang akan keindahan sederhana dalam sebuah cerita hidup yang indah.
Komentar

Tampilkan