Hidup
damai dan harmonis di desa terus berlanjut setelah festival besar. Hubungan
antara manusia dan makhluk gaib semakin erat, berkat usaha Harmuni dan
teman-temannya. Namun, sebuah tantangan baru muncul ketika tabungan ajaib Mbah
Sumarno tiba-tiba menghilang tanpa jejak.
Desa
kembali diguncang kekhawatiran dan kebingungan. Warga desa yang tadinya sudah
mulai percaya pada makhluk gaib menjadi gelisah. Mbah Sumarno, yang sudah
merasakan getaran keanehan, memutuskan untuk memanggil Toto, Lala, Harmuni, dan
teman-temannya untuk membantu memecahkan misteri ini.
Bersama-sama,
mereka memulai penyelidikan. Mereka menelusuri jejak dan mencari petunjuk di
sekitar tempat tabungan tersebut terakhir kali terlihat. Sementara itu, rumor
di hutan menyebutkan bahwa kelompok tuyul yang mencoba merusak persatuan antara
tuyul dan manusia mungkin terlibat.
Tim
kecil tuyul berusaha menjembatani kesenjangan antara kedua pihak, mencari
kebenaran di tengah kebingungan yang melanda. Mereka menemukan jejak yang
mengarah ke gua gelap di hutan, tempat kelompok tuyul nakal tersebut
bersembunyi. Ternyata, mereka mencuri tabungan untuk membalas dendam atas
perubahan yang terjadi di hutan.
Harmuni,
dengan kebaikan hatinya, mencoba berbicara dengan kelompok tuyul tersebut. Dia
menjelaskan bahwa persatuan antara tuyul dan manusia adalah kunci kebahagiaan
dan kemakmuran bagi semua. Kelompok tuyul nakal pun perlahan-lahan tergerak
oleh kata-kata Harmuni, dan mereka memutuskan untuk mengembalikan tabungan itu.
Ketika
tabungan ajaib kembali ke tangan Mbah Sumarno, suasana damai pun kembali
menyelimuti desa. Warga desa, meski sempat dilanda kekhawatiran, kini semakin
yakin bahwa persahabatan antara makhluk gaib dan manusia adalah anugerah yang
harus dijaga dengan baik.
Mbah
Sumarno memberikan ucapan terima kasih kepada Toto, Lala, Harmuni, dan seluruh
tuyul yang terlibat dalam penyelidikan. Mereka semua merayakan keberhasilan
mereka dalam mempertahankan kedamaian di desa dan hutan. Tabungan ajaib, yang
kembali bersinar dengan kekuatan magisnya, menjadi simbol harmoni sejati di
antara semua makhluk hidup.
Kisah
Tuyul Kecil dan Tabungan Dukun berakhir dengan penuh makna, menyiratkan bahwa
persatuan, kebaikan hati, dan kejujuran adalah pondasi bagi kehidupan yang
sejahtera dan damai.
BERSAMBUNG…

