Iklan

Latest Post


Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-11 hingga ke-15 dalam Kitab Durratun Nasihin

Bhumi Literasi
Selasa, 11 Maret 2025, Maret 11, 2025 WIB Last Updated 2025-03-11T02:53:09Z

Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan, terutama saat dikerjakan di bulan Ramadan. Keistimewaan shalat ini tidak hanya berhubungan dengan pahala, tetapi juga membawa manfaat besar bagi kehidupan dunia dan akhirat. Dalam Kitab Durratun Nasihin, disebutkan bahwa setiap malam shalat Tarawih memiliki keutamaannya masing-masing. Pada malam ke-11 hingga ke-15, Allah memberikan ganjaran luar biasa bagi orang-orang yang istiqamah menjalankannya.

Pada malam ke-11, seseorang yang menunaikan Shalat Tarawih akan mendapatkan keistimewaan luar biasa. Disebutkan bahwa ketika ia meninggal dunia, ia akan berada dalam keadaan bersih seperti bayi yang baru lahir dari rahim ibunya. Ini berarti, dosa-dosa yang telah diperbuat sebelumnya akan diampuni oleh Allah, sehingga ia kembali dalam keadaan fitrah.

Memasuki malam ke-12, keutamaan yang dijanjikan semakin besar. Pada hari kiamat kelak, wajah orang yang menjalankan Shalat Tarawih pada malam ini akan bercahaya seperti bulan purnama. Ini melambangkan kemuliaan dan kehormatan yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang taat dan senantiasa mengerjakan shalat di bulan Ramadan.

Pada malam ke-13, Allah memberikan jaminan keamanan kepada orang yang menunaikan Shalat Tarawih. Di hari kiamat nanti, ia akan terbebas dari segala keburukan dan marabahaya. Ini menjadi bukti bahwa ibadah yang dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah dapat menjadi pelindung dari berbagai keburukan, baik di dunia maupun di akhirat.

Keutamaan luar biasa juga terdapat pada malam ke-14. Malaikat akan menjadi saksi atas ibadah yang telah dikerjakan oleh seseorang, dan karena kesaksiannya, Allah tidak akan menghisab orang tersebut di hari kiamat. Ini adalah anugerah yang sangat besar, karena setiap manusia pasti menginginkan kemudahan dan kelapangan di hari perhitungan amal nanti.

Kemuliaan semakin bertambah pada malam ke-15, di mana para malaikat, termasuk malaikat penyangga Arsy dan para penjaga kursi kerajaan langit, akan memintakan ampunan bagi mereka yang menjalankan Shalat Tarawih. Doa dari para malaikat merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang istiqamah dalam beribadah.

Keutamaan-keutamaan ini menjadi bukti bahwa Shalat Tarawih bukan hanya sekadar ibadah sunnah yang dikerjakan di malam hari, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Setiap rakaat yang dilakukan memiliki pahala tersendiri dan membawa dampak positif bagi kehidupan seorang muslim.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, termasuk dengan menjalankan Shalat Tarawih secara rutin. Keistimewaan yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang mengerjakannya merupakan motivasi besar untuk lebih semangat dalam beribadah.

Selain itu, Shalat Tarawih juga menjadi momen yang baik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Beribadah bersama di masjid atau musala dapat meningkatkan rasa kebersamaan serta menumbuhkan semangat dalam menjalankan kebaikan. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, berdzikir, dan memohon ampunan kepada Allah.

Sebagai umat muslim, sudah selayaknya kita tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Keutamaan yang diberikan pada malam ke-11 hingga ke-15 hanya sebagian kecil dari kemuliaan yang dijanjikan oleh Allah bagi orang-orang yang beribadah dengan penuh keikhlasan. Semoga kita semua termasuk dalam golongan hamba yang mendapatkan keberkahan dari shalat Tarawih dan diberi kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Komentar

Tampilkan