Iklan

Latest Post


Perintah Dasar SQL

Bhumi Literasi
Kamis, 02 Oktober 2014, Oktober 02, 2014 WIB Last Updated 2023-03-24T02:25:33Z
Dasar Teori

Apa itu SQL?

SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language. SQL atau juga sering disebut sebagai query merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database. SQL dikenalkan pertama kali dalam IBM pada tahun 1970 dan sebuah standar ISO dan ANSII ditetapkan untuk SQL. Standar ini tidak tergantung pada mesin yang digunakan (IBM, Microsoft atau Oracle). Hampir semua software database mengenal atau mengerti SQL. Jadi, perintah SQL pada semua software database hampir sama.
Terdapat 3 (dua) jenis perintah SQL, yaitu DDL, DML dan DCL.

 DASAR TEORI:SQL adalah kependekan dari Structured Query Languangeyang merupakan bahasa basis data standar industry, SQL menyediakan data definition languange (DDL)dan data manipulasi languange (DML). Walaupun dalam beberapa bagian saling berkaitan, perintah DDL memungkinkan kita membuat dan mendenifisikan table

SOAL1.      Carilah perintah perintah SQL minimal 30 perintah yang ada pada SQL dan berikan contoh penulisan sintaksnya
 ·         Create Database : Create database berguna untuk membuat database baru.

Syntax dasar:

Syntax dasar:CREATE DATABASE database_nama ·         Create Table : Berguna untuk membuat tabel data baru dalam sebuah database.

Syntax dasar:

Syntax dasar:CREATE TABLE ( Column_name1 table_nama data_type Column_name2 table_nama data_type Column_name3 table_nama data_type )   ·         1.SELECTPernyataan select digunakan untuk memilih data dari tabel. Hasilnya disimpan daklam tabel hasil yang disebut result set
 Sintaks
      SELECT  nama_kolom      FROM nama_tabel
·         2.Distinc
Untuk memilih nilai yang berbeda. Gunakan pernyataan SELECT DISTINC
Sintaks      SELECT DISTINC nama_kolom      FROM nama_tabel·         3.Klausa WHEREKlausa where digunakan untuk menentukan criteria seleksi. Untuk memilih suatu tabel dengan criteria tertentu, klausa WHERE dapat ditambahkan pada pernyataan SELECT
 Sintaks      SELECT nama_kolom      FROM nama_tabel      WHERE kolom operator nilai
·         4.Kondisi LIKE
Kondisi LIKE digunakan untuk menetukan pencarian berdasarkan pola tertentu pada suatu kolom  Sintaks      SELECT nama_kolom
      FROM nama_tabel
      WHERE nama_kolom LIKE pola
·         5.Pernyataan INSERT INTO
Pernyataan INSERT INTO digunakan untuk memasukkan data baru pada tabel
 Sintaks      INSERT INTO nama_tabel      VALUES (nilai1, nilai2)·         6.Pernyataan UPDATE
Pernyataan UPDATE digunakan untuk memodifikasi data dalam tabel
 Sintaks      UPDATE nama_tabel      SET nama_kolom = nilai_baru      WHERE nama_kolom = nilai
·         7.Pernyataan DELETE
Pernyataan DELETE digunakan untuk menghapus baris pada tabel
 Sintaks      DELETE FROM nama_tabel
      WHERE nama_kolom=nilai
·         8.Klausa ORDER BYKlausa ORDER BY untuk mengurutkan data
Jika kita ingin menampilkan nama pegawai berdasarkan urutan abjad, pernyataan SQL-nya
 Sintaks
SELECT * FROM pegawai
ORDER BY nama depan
·         9.Operator AND dan ORAND dan OR menggabungkan dua atau lebih kondisi pada klausa WHERE.Operator AND menampilkan data jika semua kondisi yang diminta bernilai benar,sedanfkan operator OR menampilkan data jika ada kondisi yang benar. Sintaks
SELECT * FROM pegawai
WHERE namadepan =’ita’ AND
Kota =’ypgyakarta’
·         10.Operator IN
Operator IN biasa digunakan jika kita mengetahui nilai pasti yang akan diambil untuk setidaknya satu kolom
 Sintaks      SELECT nama_kolom
FROM nama_tabelWHERE nama_kolom
IN (nilai 1, nilai2 )·         11.Operator BETWEEN ,,,, AND
Operator BEETWEEN ,,,AND memilih data antara dua nilai. Nilai dapat berupa angka,teks,atau tunggal
 Sintaks
       SWELECT nama_kolom FROM nama_tabel      WHERE nama_kolom
      BETWEEN nilian 1 AND nilai2
·         12.ALIAS
Dengan SQL ALIAS dapat digunakan untuk mengganti nama_kolom dan nama_tabel
 Sintaks      SELECT nama_kolom      FROM nama_tabelAS nama_alias_tabel
 ·         13.Now () : Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu (tanggal dan jam saat ini.)

Syntax

Syntax
Now():                       SELECT NOW()     
·         14.Date_Add() dan Date_Sub() : Fungsi Date_Add() digunakan unutk menambahkan interval waktu tertentu pada sebuah tanggal, sedangkan fungsi Date_Sub() digunakan untuk pengurangan sebuah tanggal dengan interval tertentu.

Sintaks

SintaksDATE_ADD (date,INTERVAL expr type) DATE_SUB (date,INTERVAL expr type)Keterangan : Tipe data parameter INTERVAL dapat berupa :MICROSECOND·         15.DateDiff() : Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu di antara 2 buah tanggal.

Sintaks

Sintaks
DATEIFF(date1,date2) Contoh : SELECT DATEIFF(‘2010-06-30’,’2010-06-29’) AS Selisih_waktu ·         16.Date_Format() : Digunakan untuk menampilkan informasi jam dan tanggal dengan format tertentu.

sintaks

sintaksDATE_FORMAT(date,format)Keterangan : Parameter format dapat berupa :%a, nama hari yang disingkat%b, nama bulan yang disingkat ·         17.Drop Table : Digunakan untuk menghapus tabel beserta seluruh datanya.

sintaks

sintaksDROP TABLE table_name
Contoh : DROP TABLE mhs ·         18.Alter Table : Digunakan untuk menambah, menghapus, atau mengubah kolom (field) pada tabel yang sudah ada.

sintaks untuk menambahkan kolom

sintaks untuk menambahkan kolomALTAR TABLE table_name ADD column_name datatyoeContoh :ALTER TABLE Persons ADD DateOfBirth date ·         19.Ucase() : Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf besar.

sintaks

sintaksSELECT UCASE (column_name) FROM table_name


Contoh :SELECT UCASE(nama) as Nama FROM registrasi·         20.  Lcase() : Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf kecil.

sintaks

sintaksSELECT LCASE (column_name) FROM table_name
Contoh :SELECT LCASE(nama) as Nama FROM registrasi·         21. Mid() : Digunakan untuk mengambil beberapa karakter dari field teks.

sintaks

sintaksSELECT MID(column_name,start[,length]) FROM table_nameContoh:SELECT MID (kota,1,4) as singkatan_kota FROM registrasi·         22. Len() : Digunakan unutk mendapatkan informasi jumlah karakter dari field teks.

sintaks

sintaksSELECT LEN (column_name) FROM table_nameContoh:SELECT LEN(nama) as panjang_nama FROM registrasi
  • 23 Round() : Digunakan untuk pembuatan bilangan pecahan.

sintaksSELECT ROUND (column_name,decimals) FROM table_name
Contoh:SELECT no_mhs, ROUND (nilai,0) as nilai_bulat FROM tnilai 
  • Group By() : Digunakan untuk mengelompokkan data dengan kriteria tertentu.

sintaksSELECT column_name,aggregate_function(column_name) FROM table_name WHERE column_name operator value GROUP BY column_name ·         24.Sum() : Digunakan untuk mendapatkan nilai total penjumlahan dari data-data yang ada.


sintaksSELECT SUM (column_name) FROM table_nameContoh :SELECT SUM(harga) AS Harga_total FROM order ·         25.Min() : Digunakan untuk mendapatkan nilai terkecil dari data-data yang ada.

sintaks

sintaksSELECT MIN (column_name) FROM table_nameContoh:SELECT MIN(harga) AS Harga_termurah FROM order



·         26.Drop Table : Digunakan untuk menghapus tabel beserta seluruh datanya.

sintaks

sintaksDROP TABLE table_name
Contoh : DROP TABLE mhs ·         27.Drop Database() : Digunakan untuk menghapus database.

sintaks

sintaksDROP DATABASE database_name  ·         28DateDiff() : Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu di antara 2 buah tanggal.

sintaks

sintaksDATEIFF(date1,date2) Contoh : SELECT DATEIFF(‘2010-06-30’,’2010-06-29’) AS Selisih_waktu ·         29.Curdate : Digunakan unutk mendapatkan informasi tanggal saat ini.

sintaks

sintaksCurdate()Contoh :SELECT CURDATE()·         30.Curtime() : Digunakan untuk mendapatkan informasi jam saat ini.

sintaks

sintaksCurtime()Contoh :SELECT CURTIME()

http://ustnahuswatun.blogspot.com/2013/11/perintah-dasar-pada-mysql.html

http://bekticahyo22.wordpress.com/2011/10/25/laporan-praktikum-perintah-dasar-sql/


 Hasil Praktikum

1. Gunakan tabel mahasiswa, tambahkan kolom yang diperlukan kemudian masukkan 3 data mahasiswa sebagai berikut :
Nim : 12
Nama : edi
Alamat : malang
No.telp : 0856453428
Fakultas : SAINTEK


Nim : 13
Nama : sinta
Alamat : jogja
No.telp : 0813347565675
Fakultas : SAINTEK


Nim : 14
Nama : luki
Alamat : ponorogo
No.telp : 082576568798
Fakultas : PSIKOLOGI













 2. Tampilkan data mahasiswa berupa nim dan nama.



3. Tampilkan data mahasiswa berdasarkan nim salah satu mahasiswa. Sehingga yang muncul hanya salah satu data mahasiswa.



4. Tampilkan data mahasiswa dan fakultas. Ambil berdasarkan nim, nama mahasiswa, nama fakultas.



5. Hapus data mahasiswa yang memiliki nim : 13


 
6. Ubah data berupa alamat : solo dan no.telp : 0857688788 yang memiliki nim 12



7. Tampilkan data mahasiswa dan urutkan dari besar ke kecil berdasarkan nim mahasiswa. Kemudian tampilkan data fakultas urutkan secara ascending berdasarkan kolom ke-2. 





8. Tampilkan seluruh data mahasiswa beserta seluruh data fakultasnya.



9. Tampilkan seluruh mahasiswa yang berada di fakultas “SAINTEK”.



10. Tampilkan seluruh mahasiswa yang tidak berada di fakultas “SAINTEK”.





11. Hapus data fakultas “SAINTEK”.







Evaluasi Perbandingan 2 DBMS


PostgreSQL vs MySQL
      Saat ini dengan mudah kita bisa mengatakan, dua produk database open source paling terkenal dan banyak digunakan adalah MySQL dan PostgreSQL. “Mana yang lebih bagus?” adalah pertanyaan yang hingga akhir zaman nanti akan selalu terlontar. Kami tahu pertanyaan ini tidak ada artinya, dan tidak membantu sama sekali. Namun di artikel ini kami mencoba menyusun beberapa aspek dari kedua database yang berbeda satu sama lain. Harapan kami, perbandingan ini membantu Anda menjawab pertanyaan “mana yang sebaiknya dipakai untuk [sebutkan kebutuhan Anda di sini].” Jangan lupa pula, sebelum memutuskan selalu ceklah dulu homepage kedua database sebab dari waktu ke waktu fitur tiap database berubah/bertambah. Perbandingan di artikel ini sendiri menggunakan versi MySQL 3.23.49/4.0.1 dan PostgreSQL 7.2.
Tujuan Desain
      Dari semula latar belakang dikembangkannya kedua database ini sudah berbeda. MySQL berkembang dari solusi yang dipakai oleh pembuatnya, TcX AB, dalam memroses data untuk aplikasi Web. Fokusnya adalah pada kecepatan. PostgreSQL, di lain pihak, berkembang dari riset akademik. Fokus pengembangan PostgreSQL adalah pada fitur OO, reliabilitas, dan dukungan SQL yang mantap. Namun, seiring kedua produk ini bertambah matang, keduanya semakin banyak memiliki sifat-sifat ini. MySQL versi 4.x misalnya, berjanji menambahkan fitur-fitur yang sejak lama diidamkan pemakainya: subselect, view, dsb. Sementara PostgreSQL, yang sempat memiliki masalah stabilitas dan skalabilitas di seri awal versi 6.x, juga kini telah amat menarik dari segi kecepatan.
Pengembangan
      Pengembangan MySQL diatur secara sentral oleh perusahaan komersial di Swedia bernama MySQL AB (sebelumnya TcX AB). Perusahaan ini memperoleh pemasukan utamanya dari menjual layanan support dan konsultasi MySQL. PostgreSQL dikembangkan secara lebih terdesentralisasi dan merakyat, namun tetap diatur oleh sebuah kelompok online bernama PostgreSQL Development Group.
MySQL dirilis dalam satuan yang lebih sering (sebulan bisa lebih dari satu kali), sementara PostgreSQL sekitar 4–6 bulan sekali.
Jumlah Pengguna
      Menurut MySQL AB, saat ini jumlah instalasi MySQL sekitar 3 juta. PostgreSQL sendiri tidak diketahui pasti berapa jumlah penggunanya; kemungkinan masih berada di bawah MySQL karena banyaknya situs Web dan perusahaan webhosting yang hanya menggunakan MySQL. Plus secara keseluruhan popularitas MySQL (trafik milis, tutorial/artikel yang membahas, dsb) lebih besar daripada PostgreSQL. Tapi karena PostgreSQL juga disertakan secara default di distro-distro Linux seperti Red Hat dan SuSE, jumlah penggunanya pun sudah pasti banyak.
Arsitektur dan Portabilitas
      MySQL memiliki arsitektur multithreading, sementara PostgreSQL multiproses (forking). Ini berarti PostgreSQL potensial memiliki stabilitas yang lebih tinggi, sebab satu proses anak yang mati tidak akan menyebabkan seluruh daemon mati—meskipun pada kenyataannya, dulu ini sering terjadi. Di sisi lain, arsitektur dengan forking ini sulit diterapkan ke Windows, sebab Windows amat thread-oriented. Karena itulah, baru MySQL yang memiliki port natif ke Windows. PostgreSQL sendiri saat ini bisa dijalankan di Windows, tapi melalui lapisan emulasi Cygwin.
ACID compliance
      Sampai sekarang masih banyak yang bilang MySQL itu tidak ACID-compliant. Padahal sejak 2 tahun lalu MySQL sudah mempunyai handler tabel BerkeleyDB, dan belakangan ini InnoDB, sehingga MySQL sudah mendukung transaksi. Handler tabel MySQL yang lama, ISAM dan MyISAM, tidak ACID-compliant. PostgreSQL sendiri sejak lama telah ACID-compliant.
Lisensi
     Lisensi PostgreSQL lebih liberal. Inilah sebabnya ada banyak produk closed-source dan komersial yang bisa dikembangkan dari source code PostgreSQL. MySQL, karena dilisensi di bawah GPL, tidak boleh dimodifikasi menghasilkan produk turunan yang closed-source.
Kecepatan
      Soal kecepatan ini relatif dan kadang juga jadi isu sensitif. Baik kedua pihak, maupun pihak ketiga, pernah menerbitkan benchmark yang lalu ditepis atau dicibir karena tidak objektif.
Pada dasarnya perbandingan kecepatan keduanya seperti ini: MySQL terkenal cepat dalam melakukan query sederhana. Dengan kata lain, dapat memroses lebih banyak SQL per satuan waktu. Tapi dalam kondisi load tinggi (jumlah koneksi simultan besar), PostgreSQL sering mengalahkan MySQL untuk query dengan klausa JOIN yang kompleks, seperti dialami Tim Perdue saat mencoba kedua database untuk diimplementasikan di SourceForge.net. Penyebab utamanya adalah karena MySQL menggunakan locking level table dalam UPDATE, sehingga koneksi yang lain tidak bisa membaca table ybs sama sekali. Locking inilah juga sebabnya mengapa pada banyak benchmark, MySQL menunjukkan penurunan kinerja yang cukup drastis untuk kondisi jumlah klien simultan tinggi. PostgreSQL mendukung locking di level yang lebih rendah, yaitu row. Table handler baru di MySQL, InnoDB, juga mendukung row level locking. Benchmark InnoDB pada jumlah koneksi tinggi menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan (www.innodb.com/bench.html).
Masalah locking tabel bisa diakali dengan membelah-belah tabel, agar satu kelompok row dapat dilock tanpa mengganggu kelompok row lain. Bahkan ada pengguna MySQL yang membelah sebuah tabel besar berisi jutaan record menjadi ribuan tabel kecil-kecil.
Stabilitas
      Keduanya sudah bisa dibilang cukup hingga amat stabil. Tapi perlu diingat bahwa database manapun—bahkan Oracle—sesekali dapat menyebabkan kerusakan data. Karena itu backup/history periodik dan incremental tetap diperlukan.
Fungsi Built-In
      MySQL terkenal kaya fungsi built-in, seperti modifikasi string (REPLACE, RIGHT, LTRIM, LCASE), matematika (LOG, LOG10), tanggal, dsb. Dalam hal ini MySQL lebih unggul.
Interface
      Keduanya sudah amat solid. Mulai dari API C/C++, driver database Perl/Python/PHP/Tcl, ODBC, JDBC telah didukung. Anda tidak akan kesulitan menggunakan database ini dari berbagai sistem dan bahasa pemrograman. MySQL juga mendukung OLEDB dan memiliki versi embedded untuk dilink bersama aplikasi buatan Anda sendiri.
Full Text Indexing
      MySQL mendukung indeks full text secara natif. PostgreSQL mendukung full text searching lewat program lain (contohnya: OpenFTS, openfts.sourceforge.net) yang memanfaatkan tipe data arraynya untuk menyimpan indeks dokumen. Secara umum dapat dikatakan bahwa indexing dengan MySQL lebih praktis, tapi dengan program ketiga lebih banyak fitur dan opsi yang bisa diatur (mis: stemming, parsing kata non-Inggris, dsb). MySQL juga, tentu saja, dapat dipakai sebagai backend bagi program search eksternal (contoh: DBIx::KwIndex, search.cpan.org/search?dist=DBIx-KwIndex), meski mungkin tidak seefisien dibandingkan array di PostgreSQL.
Replikasi
      sudah memiliki replikasi, meski replikasi di MySQL barulah satu arah. Replikasi di PostgreSQL sendiri belum disertakan dalam distribusi standarnya, namun Anda dapat mengunjungi situs gborg.postgresql.org/project/pgreplication/ (proyek pgreplication).
Manajemen User dan Keamanan
      Kedua database menyimpan informasi user di sebuah database khusus. Sistem perizinan MySQL lebih mendetil daripada PostgreSQL. Misalnya, kita dapat mengeset agar user tertentu yang datang dari host tertentu hanya bisa membaca tabel saja tanpa bisa UPDATE. Di PostgreSQL ini masih bisa dilakukan dengan VIEW misalnya.
Untuk masalah enkripsi koneksi, keduanya mendukung SSL. Ada ekstensi PKIX bagi PostgreSQL yang menarik, sebab dapat membuat tabel terenkripsi: http://www.dimensional.com/~bgiles/pkixdoc/.
Tool Web/GUI
      MySQL AB mengklaim lebih banyak tool grafis/web yang tersedia untuk MySQL, dan ini nampaknya cukup benar.
Tipe Data
      PostgreSQL lebih kaya dalam hal tipe data (terutama yang domain-specific seperti tipe data geometris dan MONEY), tapi MySQL sudah mendukung semua tipe data umum.
Di PostgreSQL sebelum 7.1, masih ada keterbatasan yang cukup menyesakkan yaitu ukuran data BLOB maksimum adalah 8–32KB. Sejak 7.1, PostgreSQL juga dapat menyimpan data BLOB besar.
CHAR dan VARCHAR di PostgreSQL dapat menampung hingga 8 juta karakter (bandingkan dengan MySQL yang hanya 255).
Modifikasi Tabel
      MySQL lebih fleksibel dalam ALTER TABLE. PostgreSQL sendiri terbatas hanya bisa melakukan penambahan kolom, penggantian nama kolom, dan penggantian nama tabel. MySQL mendukung penambahan/penghapusan kolom, penggantian definisi kolom, dsb.
Fitur OO dan SQL
      Dalam waktu beberapa tahun PostgreSQL akan tetap memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan MySQL. Lebih banyak fitur dari standar SQL92 yang diimplementasi oleh PostgreSQL. MySQL bahkan belum mendukung subselek. View, trigger, foreign key checking (meski ini sudah ada di InnoDB) dan stored procedure semua hanya ada di PostgreSQL. Sebagai pengembang yang memutuskan memilih salah satu database, Anda perlu menanyakan kepada diri sendiri dulu apakah ingin lebih bersusah-payah melakukan code around fasilitas-fasilitas yang tidak ada di MySQL tersebut melalui bahasa pemrograman (misalnya, stored procedure diganti dengan user-defined function, subselek diganti beberapa kali SQL yang dibungkus dengan locking, dan tidak ada “trigger” berarti Anda harus melakukan pengecekan secara manual). Jika tidak ingin repot, lebih baik memilih PostgreSQL. Tapi jika tidak butuh fitur SQL yang rumit-rumit, Anda masih punya kebebasan memilih satu dari dua.
Di samping itu MySQL pun tidak memiliki fitur OO seperti pewarisan tabel dan tipe data, atau tipe data array yang kadang praktis untuk menyimpan banyak item data di dalam satu record.
Fitur Unik
      MySQL memiliki arsitektur yang memungkinkan sebuah database terdiri dari beberapa jenis tabel, misalnya: yang transaksional dan tidak, yang berbasis di memori atau di disk, yang terkompresi dan yang read-only. MySQL mendukung protokol terkompresi yang bisa menghemat bandwidth dan mengurangi latensi.
PostgreSQL memiliki tipe data array, pewarisan tabel dan tipe data, serta sistem rule. PostgreSQL memiliki tipe-tipe data “antik.” Di PostgreSQL Anda dapat menulis stored procedure (atau procedural language, istilah di PostgreSQL) dalam beberapa bahasa: PL/Perl, PL/Tcl, atau PL/PgSQL. PostgreSQL mendukung set/himpunan.



 Kesimpulan

- Rangkuman
SELECT untuk menampilkan data
INSERT untuk menambahkan data baru
UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
DELETE untuk menghapus data.
Saat ini dengan mudah kita bisa mengatakan, dua produk database open source paling terkenal dan banyak digunakan adalah MySQL dan PostgreSQL. “Mana yang lebih bagus?” adalah pertanyaan yang hingga akhir zaman nanti akan selalu terlontar. Kami tahu pertanyaan ini tidak ada artinya, dan tidak membantu sama sekali. Namun di artikel ini kami mencoba menyusun beberapa aspek dari kedua database yang berbeda satu sama lain. Harapan kami, perbandingan ini membantu Anda menjawab pertanyaan “mana yang sebaiknya dipakai untuk [sebutkan kebutuhan Anda di sini].” Jangan lupa pula, sebelum memutuskan selalu ceklah dulu homepage kedua database sebab dari waktu ke waktu fitur tiap database berubah/bertambah. Perbandingan di artikel ini sendiri menggunakan versi MySQL 3.23.49/4.0.1 dan PostgreSQL 7.2.

-Kritik 
Pada hakekatnya kalau untuk hardware mungkin kita kalah dengan negara maju, tapi untuk softwrae/perangkat lunak kita tidak kalah bahkan bersaing dengan negara maju. Tetapi budaya copas/plagiatisme yang sudah mendarah daging di kalangan bangsa Indonesia itulah yang membuat kita sulit untuk bersaing dengan negara maju.

-Saran
Gunakanlah script anti copas/plagiatisme pada blog anda sehingga artikel tidak bisa di copas juga supaya mental bangsa Indonesia bisa diperbaiki agar tidak hobi copas supaya bisa bersaing dengan bangsa-bangsa di negara maju.Dengan begitu tidak akan ada lagi yang bisa memandang kita dengan sebelah mata.

-Manfaat bagi pembaca
Dengan membaca blog saya ini para pembaca akan mendapatkan banyak manfaat meliputi akan paham materi tentang PostgreSQL dan MySQL baik dari kemudahan atau kelebihan dan kelemahannya. Juga akan paham tentang ERD dan juga database dari ERD yang telah saya buat.

















Komentar

Tampilkan