Pada sebuah kesempatan
Markas Koramil mengadakan kegiatan dzikir dan shalawat untuk keutuhan dan
ketenteraman bangsa dengan mengundang Kiai Majid. Kiai Majid pun memulai dzikir
panjangnya dengan khusyu diikuti oleh jamaah yang hadir. Saat itu, kiai Majid
dan jamaah khusyu melafadzkan, “Ya Qodim, Ya Qodim, Ya Qodim”, secara
berulang-ulang hampir dua puluh menit. Tiba-tiba salah seorang Tentara dari
Koramil yang duduk di bagian belakang mencolek Kiai Majid sambil berbisik.
"Dari tadi disebutnya Kodim terus, Koramilnya kapan Kiai?“ bisiknya. Kiai
Majid pun hanya tersenyum dengan sedikit memanggutkan kepalanya.
Dzikir Ya Qodim

Komentar
Bhumi Literasi
