Saat berada di sebuah
kapal pesiar, presiden Indonesia (Gus Dur pastinya), presiden AS dan perdana
menteri Jepang saling memamerkan kebolehan tentara masing-masing. Presiden AS
bilang tentaranya bisa mengelilingi kapal 10 kali tanpa berhenti, dan langsung
dibuktikan, ternyata benar. Perdana Menteri Jepang malah bilang tentaranya bisa
menglilingi kapal selama 25 kali. Ia panggil salah seorang prajurit untuk
terjun ke laut berenang mengelilingi kapal 25 kali dan... luar biasa, ternyata
ia bisa. Gus Dur hampir-hampir dipermalukan dalam perdebatan itu. Prajurit AS
dan Jepang benar-benar pemberani. Untung Gus Dur segera punya ide. Dipanggilnya
seorang anggota Banser NU yang kebetulan ikut. "Ini bapak-bapak, dia
seorang anggota Banser NU. Dia bukan tentara, dan tidak pernah mengikuti
latihan militer resmi. Dia akan saya suruh berenang 100 kali," kata Gus
Dur sambil menepuk-nepuk pundak anggota Banser. Presiden AS dan perdana menteri
Jepang melongo. "Ayo sekarang kamu nyebur ke laut dan berenang keliling
kapal sampai 100 kali," kata Gus Dur kepada anggota Benser tadi dengan
penuh percaya diri. "Mana mungkin Gus, saya masak disuruh berenang
mengelilingi kapal sebesar ini, saya tidak mau Gus," kata anggota Banser.
"Gila apa..!" tambahnya menggerutu sambil lalu. "Ya sudah
kalau begitu kamu balik ke tempat," kata Gus Dur dan angota Banser tadi
balik ke tempatnya semula. Gus Dur lalu mendekati dua pimpinan negara adidaya
itu. "Tuh kan bapak-bapak, sekarang tentara siapa yang lebih berani coba?
Pasti lebih berani tentara saya. Lha wong perintah presidennya aja tidak
dipatuhi?" kata Gus Dur sambil duduk dan menepuk-nepukkan tangan kanan ke
pahanya.
Prajurit Gus Dur

Komentar
Bhumi Literasi
