Iklan

Latest Post


Melodi Waktu

Bhumi Literasi
Minggu, 19 November 2023, November 19, 2023 WIB Last Updated 2023-11-19T09:03:51Z
Pak Madha, seorang guru yang bijak, menyelipkan kebijaksanaan dalam setiap tindak dan perkataannya di sekolah. Meski sibuk dengan tugas mengajar, Pak Madha selalu menyempatkan waktu luangnya untuk mengejar kecintaannya pada dunia literasi.

Di ruang guru, rak bukunya penuh dengan karya-karya sastra. Saat waktu istirahat, dia sering ditemui di pojok perpustakaan sekolah, menyelami halaman-halaman buku dengan penuh gairah. Semua muridnya kagum pada kegemaran membacanya.

Suatu hari, Pak Madha menemukan buku lama yang memunculkan kenangan manis. Alur cerita membawanya kembali ke masa-masa remaja. Dengan penuh semangat, dia membagikan cerita ini kepada murid-muridnya, menciptakan ruang diskusi yang penuh inspirasi.

Ketertarikan Pak Madha pada sastra memengaruhi siswa-siswanya. Mereka mulai membentuk kelompok membaca bersama guru mereka, mengeksplorasi beragam genre. Pemilihan buku menjadi momen penting yang memperkaya pandangan mereka.

Seiring berjalannya waktu, Pak Madha menjadikan membaca buku sebagai sarana untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan. Setiap buku yang dibacanya menjadi kisah yang diceritakan dalam kelas, memberikan pelajaran berharga kepada para siswa.

Pada suatu acara sekolah, Pak Madha memutuskan untuk menggelar perpustakaan mini. Murid-murid pun bersama-sama berpartisipasi, memberikan sumbangan buku untuk dijadikan koleksi. Inisiatif ini menjadi tonggak awal perubahan positif di lingkungan sekolah.

Ketika waktu pensiun tiba, Pak Madha meninggalkan warisan berharga berupa cinta pada literasi. Para siswa yang terinspirasi melanjutkan tradisi membaca dan menyebarluaskan semangat itu. Walaupun sudah tidak mengajar, Pak Madha tetap hadir dalam setiap buku yang membawa cerita kehidupan di sekolah itu.
Komentar

Tampilkan