Dunia
yang semakin terkoneksi melalui teknologi informasi telah memberikan dampak
besar terhadap hampir setiap aspek kehidupan. Salah satu aspek yang tidak
terkecuali adalah dunia militer. Di era di mana teknologi informasi memainkan
peran sentral, kisah-kisah inspiratif seperti "Anak IT Juga Bisa Jadi
Tentara" menjadi penting untuk diceritakan dan diapresiasi.
Buku
yang ditulis dengan penuh semangat ini mengangkat kisah seorang Anak IT yang memutuskan untuk mengabdi pada negaranya
melalui karier sebagai Perwira TNI AD (Tentara Nasional Indonesia Angkatan
Darat). Dengan menggabungkan keahlian teknologi informasi yang canggih dengan
panggilan kepatriotan, kisah ini membuktikan bahwa talenta di dunia digital
dapat memainkan peran penting dalam pertahanan negara.
Letkol
Inf Hadrianus Yossy, S.B, S.I.Pem., M.Han., yang menjabat sebagai Dandim
0207/Simalungun, memberikan dukungan penuh terhadap penerbitan buku ini. Dalam
sebuah diskusi,
Letkol Inf Hadrianus Yossy mengungkapkan keyakinannya bahwa integrasi antara
dunia IT dan militer memiliki potensi besar untuk membawa inovasi dan kemajuan dalam
upaya pertahanan negara.
Menurut
Letkol Inf Hadrianus Yossy, "Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara" adalah
cerminan nyata dari semangat anak-anak muda Indonesia yang tidak hanya
mengadopsi teknologi, tetapi juga siap untuk berkorban demi keamanan dan kedaulatan
negara. Kisah dalam buku ini membawa kita pada perjalanan seorang anak IT yang
awalnya lebih dikenal dengan kemampuannya dalam mengoperasikan komputer,
merancang perangkat lunak, dan mengelola sistem informasi yang kompleks.
Namun,
panggilan untuk berkontribusi lebih besar mendorong tokoh utama cerita ini
untuk mengubah arah karier dan melibatkan diri dalam layanan militer. Proses
adaptasi dari dunia digital ke medan militer bukanlah hal yang mudah, tetapi
kemauan dan dedikasi yang kuat mengarahkannya pada perjalanan yang penuh
tantangan ini.
"Anak
IT Juga Bisa Jadi Tentara" mengajarkan kita tentang pentingnya semangat
kepatriotan dan pengabdian pada negara. Buku ini juga memberikan inspirasi
kepada generasi muda untuk tidak hanya melihat teknologi sebagai sarana untuk
tujuan pribadi, tetapi juga sebagai alat yang dapat digunakan untuk melayani
masyarakat dan negara.
Dukungan
dari Letkol Inf Hadrianus Yossy, S.B, S.I.Pem., M.Han., dalam penerbitan buku
ini adalah contoh konkret dari bagaimana militer dan teknologi dapat bekerja
bersama-sama untuk menciptakan sinergi yang kuat. Inovasi di dunia IT dapat
membawa perubahan positif dalam strategi pertahanan dan keamanan, sementara
nilai-nilai kepatriotan dan disiplin militer dapat memberikan arah yang kuat
bagi para anak IT yang ingin berkontribusi lebih besar.
Pada
akhirnya, "Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara" adalah kisah yang
menginspirasi tentang bagaimana individu dengan keahlian khusus dapat menemukan
panggilan yang lebih besar dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga
keselamatan dan kedaulatan negara. Buku ini mengingatkan kita bahwa semangat
dan dedikasi adalah elemen-elemen kunci yang dapat mengatasi segala rintangan,
bahkan ketika menghadapi perubahan lingkungan yang kompleks dan dinamis.


