Semakin
panjang perjalanan waktu, semakin berharga pula momen-momen berharga dalam
hidup. Seperti yang dialami oleh seorang warga yang sedang merantau dan tinggal Jakarta, yang
baru-baru ini merasakan kebahagiaan bertemu kembali dengan adik perempuannya
yang sudah lama tak terjumpa, Dian Suhasti.
Terakhir
kali aku
bertemu dengan Dian adalah pada tahun 2004, ketika kami berkumpul dalam suasana duka saat
nenek berpulang. Saat itu, Dian masih seorang balita yang mungkin tak banyak mengingat
momen tersebut. Namun, takdir mempertemukan kami kembali, kali ini dalam keadaan yang
berbeda.
Dian
Suhasti, yang saat itu
tengah menimba ilmu di Pusdik Reskrim Lemdikpol POLRI di Megamendung, Cipayung
Bogor, mengambil inisiatif untuk mengunjungi kakaknya di Jakarta. Sebuah
pertemuan yang penuh haru dan kebahagiaan, di mana Dian berkesempatan untuk
bertemu dengan anak dan
istriku,
serta melihat bagaimana kehidupan kakaknya telah berjalan sejak terakhir kali
bertemu.
Tak
terasa begitu lama kita tak bertemu. Sudah banyak yang berubah sejak itu, baik
dalam hal penampilan maupun dalam perjalanan kehidupan kita masing-masing. Ini
benar-benar momen yang membahagiakan bagiku.
Pertemuan
tersebut mengingatkan kita akan pentingnya menjaga dan merawat hubungan
keluarga, terutama dalam era di mana mobilitas semakin tinggi dan rutinitas
sehari-hari kadang-kadang membuat kita lupa akan pentingnya berbagi waktu
dengan orang-orang terdekat.
Bagi
Dian, kunjungannya ke Jakarta tak hanya sekadar bertemu dengan keluarga, tetapi
juga memberikan inspirasi dan semangat baru dalam menjalani pendidikannya di
Pusdik Reskrim Lemdikpol POLRI. Ia mengungkapkan, "Melihat kesuksesan dan
kebahagiaan kakakku serta keluarganya membuat saya semakin termotivasi untuk
menggapai cita-cita dan memberikan yang terbaik dalam pelajaran serta latihan
di lembaga pendidikan kami."
Kisah
pertemuan Dian Suhasti dan kakaknya
menjadi pengingat bagi kita semua tentang arti penting hubungan keluarga dalam
kehidupan. Dalam keramaian aktivitas sehari-hari, jangan pernah lupakan waktu
untuk berbagi dan merawat ikatan yang tumbuh di antara kita dan orang-orang
terkasih. Semoga kisah ini dapat menginspirasi banyak orang untuk menyempatkan
diri dalam berbagi momen-momen berharga dengan keluarga, meski terkadang waktu
dan jarak menjadi penghalang.
Kisah
ini mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga dan merawat hubungan keluarga
meskipun terpisah oleh waktu dan jarak. Pertemuan antara diriku dan Dian Suhasti menjadi bukti bahwa
cinta dan ikatan keluarga tetap kuat meskipun dalam situasi yang berbeda.
Semoga kisah ini menginspirasi banyak orang untuk senantiasa merawat hubungan
keluarga dan menyempatkan waktu bersama meskipun dalam kesibukan sehari-hari.


