Suatu hari di desa kecil yang dikelilingi
hamparan sawah hijau, hiduplah seorang anak kecil bernama Iwan. Iwan adalah
anak yatim piatu yang tinggal bersama neneknya, Mbah Siti. Meskipun hidup
sederhana, Iwan memiliki teman yang tak biasa - seekor tuyul kecil yang ia
temukan di sebuah pohon besar di pinggir desa.
Tuyul itu, yang kemudian diberi nama Kiki,
bukanlah tuyul biasa. Kiki memiliki kekuatan magis yang memungkinkannya
menembus batas waktu. Setiap malam, Iwan dan Kiki menjelajahi dunia masa lalu
dan masa depan, mengeksplorasi kehidupan nenek moyang mereka dan melihat
bagaimana desa mereka berkembang seiring waktu.
Namun, petualangan tidak selalu
menyenangkan. Suatu malam, Iwan dan Kiki tersesat di zaman prasejarah, di mana
mereka harus menghadapi dinosaurus yang ganas dan berbagai bahaya alam. Dengan
bantuan Kiki, Iwan belajar mengatasi ketakutannya dan menemukan keberanian yang
tak terduga.
Seiring perjalanan waktu mereka, Iwan dan
Kiki juga menyaksikan perubahan besar dalam kehidupan mereka sendiri. Mereka
menyaksikan momen-momen penting, seperti kelahiran dan kematian, serta
kebahagiaan dan kesedihan yang menyertai kehidupan manusia.
Setelah sekian banyak petualangan, Iwan
menyadari bahwa kekuatan sejati Kiki bukan hanya mampu menembus batas waktu,
tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang berharga. Dengan hati penuh
rasa syukur, Iwan bersama Kiki kembali ke desa mereka, membawa cerita-cerita
luar biasa tentang petualangan mereka yang menakjubkan.
Dari hari itu, desa kecil itu diisi dengan
kegembiraan dan kekaguman terhadap kisah petualangan unik Iwan dan temannya
yang tak biasa, Kiki si tuyul penjelajah waktu.

