Iklan

Latest Post


Pagi atau Malam? Waktu Terbaik untuk Mudik Menurut Dokter

Bhumi Literasi
Senin, 24 Maret 2025, Maret 24, 2025 WIB Last Updated 2025-03-24T06:07:39Z

Mudik merupakan tradisi tahunan yang dinanti-nantikan oleh banyak orang. Setelah berbulan-bulan merantau, momen Lebaran menjadi kesempatan untuk berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman. Namun, satu pertanyaan sering muncul: lebih baik berangkat pagi atau malam?

Menurut para ahli kesehatan, waktu terbaik untuk melakukan perjalanan mudik sangat bergantung pada kondisi fisik dan kebiasaan seseorang. Baik pagi maupun malam memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan faktor keselamatan, kenyamanan, serta kesiapan tubuh sebelum memilih waktu keberangkatan.

Keuntungan Mudik di Pagi Hari

Bagi sebagian orang, mudik di pagi hari lebih disarankan karena tubuh masih segar setelah beristirahat semalaman. Cahaya matahari juga membantu meningkatkan kewaspadaan pengemudi, sehingga mengurangi risiko kecelakaan akibat mengantuk. Selain itu, banyak fasilitas umum seperti tempat makan dan pom bensin yang sudah buka, sehingga lebih mudah untuk beristirahat atau memenuhi kebutuhan selama perjalanan.

Namun, salah satu tantangan mudik pagi hari adalah kemacetan. Banyak pemudik memilih waktu yang sama untuk berangkat, terutama yang menggunakan jalur darat seperti tol dan jalan nasional. Kemacetan ini dapat memperpanjang waktu perjalanan dan meningkatkan tingkat stres pengemudi.

Keuntungan Mudik di Malam Hari

Sebaliknya, mudik di malam hari menawarkan perjalanan yang lebih lancar karena jumlah kendaraan yang lebih sedikit. Udara yang lebih sejuk juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman, terutama bagi kendaraan tanpa AC. Beberapa pemudik juga merasa lebih santai karena suasana malam yang lebih tenang.

Namun, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan saat mudik di malam hari. Salah satunya adalah tingkat kantuk yang lebih tinggi, terutama bagi pengemudi yang tidak terbiasa begadang. Cahaya redup juga bisa mengurangi visibilitas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, mencari tempat makan atau tempat istirahat bisa lebih sulit karena banyak fasilitas yang sudah tutup.

Saran Dokter untuk Perjalanan Mudik

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, dokter menyarankan pemudik untuk memilih waktu keberangkatan yang sesuai dengan kondisi fisiknya. Jika sering mengantuk di malam hari, sebaiknya berangkat pagi agar lebih waspada saat berkendara. Sebaliknya, jika terbiasa beraktivitas malam, mudik di malam hari bisa menjadi pilihan.

Selain itu, penting untuk memastikan tubuh dalam kondisi prima sebelum berangkat. Pastikan tidur cukup, konsumsi makanan sehat, serta istirahat secara berkala selama perjalanan. Jika memungkinkan, gunakan sistem bergantian dalam mengemudi agar tidak terlalu lelah.

Pada akhirnya, tidak ada jawaban mutlak tentang waktu terbaik untuk mudik. Yang terpenting adalah mempersiapkan perjalanan dengan baik, mengutamakan keselamatan, serta tetap menjaga kesehatan selama di perjalanan. Dengan begitu, mudik akan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bebas stres. 🚗✨

Komentar

Tampilkan