Iklan

Latest Post


Guru Agama Ibu Hibatul Izah: Sosok yang Dirindukan di SMP Negeri 10 Jember

Bhumi Literasi
Rabu, 26 Juli 2023, Juli 26, 2023 WIB Last Updated 2023-07-27T06:03:32Z

Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moralitas siswa di sekolah. Salah satu guru agama yang mendapat pengakuan khusus dari murid-muridnya adalah Ibu Hibatul Izah, S.Pd.I., S.Pd., yang mengajar di SMP Negeri 10 Jember, Kabupaten Jember. Kehadirannya di tengah-tengah para murid selalu dirindukan dan dihormati.

Ibu Hibatul Izah bukanlah sekadar seorang pendidik, tetapi juga seorang pencerah dan teladan bagi siswa-siswi yang beruntung dapat belajar di bawah bimbingannya. Dengan pengalaman mengajar yang panjang dan kompetensinya dalam ilmu agama, beliau mampu menyampaikan materi-materi agama dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh para siswa.

Salah satu hal yang membuat Ibu Hibatul Izah dicintai oleh murid-muridnya adalah ketulusan hatinya dalam membantu dan mendukung perkembangan akademis dan kehidupan pribadi mereka. Beliau selalu siap memberikan waktu dan perhatian ekstra untuk membantu siswa yang kesulitan dalam memahami pelajaran atau menghadapi masalah di sekolah maupun di rumah.

Tidak hanya itu, Ibu Hibatul Izah juga dikenal sangat peduli terhadap kesejahteraan mental dan emosional siswanya. Di era di mana kecemasan dan stres seringkali menimpa para pelajar, kehadiran seorang guru yang bisa menjadi tempat curhat dan memberikan dukungan moral sangat berarti bagi perkembangan siswa secara keseluruhan.

Selain sebagai pendidik di kelas, Ibu Hibatul Izah juga aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan di sekolah. Beliau sering mengajak murid-muridnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, kunjungan ke panti asuhan, serta kegiatan amal lainnya. Dengan demikian, Ibu Hibatul Izah berusaha membentuk sikap empati dan kepedulian sosial pada diri siswa, sehingga mereka tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki kepribadian yang mulia.

Keunikan lain dari Ibu Hibatul Izah adalah cara mengajarnya yang tidak monoton dan kaku. Beliau mampu mengintegrasikan nilai-nilai agama ke dalam kehidupan sehari-hari, membuat pelajaran agama menjadi lebih relevan dan bermakna bagi para siswa. Dalam proses pembelajaran, beliau tidak hanya fokus pada pemahaman teks agama, tetapi juga mendorong siswa untuk mengaitkannya dengan kehidupan nyata.

Tak heran jika kehadiran Ibu Hibatul Izah selalu dinantikan setiap harinya oleh para muridnya. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, beberapa siswa yang belum mendapat jatah pelajaran agama di hari itu, sengaja datang ke ruang kelas untuk bertemu dan berbincang dengan Ibu Hibatul Izah.

Prestasi sebagai seorang guru agama tidak bisa diukur semata dari seberapa banyak materi agama yang diajarkan, tetapi lebih pada pengaruh positif yang dimiliki dan diwariskan pada setiap siswa. Dan Ibu Hibatul Izah telah membuktikan bahwa beliau bukan hanya sekadar guru, tetapi juga sebagai seorang panutan dan sahabat bagi para siswa.

Dengan adanya guru agama seperti Ibu Hibatul Izah, diharapkan para siswa di SMP Negeri 10 Jember akan tumbuh menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia, peduli pada sesama, dan memiliki komitmen kuat terhadap agama dan kehidupan bermasyarakat. Semoga semakin banyak guru-guru seperti Ibu Hibatul Izah yang hadir dalam dunia pendidikan untuk membawa perubahan positif bagi masa depan generasi bangsa.

Komentar

Tampilkan