Setelah
melaksanakan kegiatan pembinaan desa, Kepala Desa Banjarsari periode 2017-2022,
Bapak Martono,
terlihat sedang santai menikmati udara sore di Desa Banjarsari, Kecamatan
Ambal, Kabupaten Kebumen. Keberadaannya tidak sendirian, karena beliau didampingi oleh seorang Babinsa
Banjarsari.
Kehadiran
Kepala Desa dan Babinsa bersama-sama di tengah masyarakat menandakan adanya
sinergi yang kuat antara aparatur desa dan aparat militer dalam membangun dan
membina kesejahteraan di wilayah pedesaan. Hal ini mencerminkan bahwa keduanya
memiliki kesamaan visi dan misi untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan bagi
warga Desa Banjarsari.
Sebagai
seorang pemimpin, Kepala Desa Banjarsari telah menunjukkan dedikasi dan
komitmen yang tinggi dalam mengemban amanahnya. Selama masa jabatannya yang
berlangsung dari 2017 hingga 2022, beliau telah menginisiasi berbagai program
pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut meliputi
peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi
masyarakat desa.
Salah
satu keberhasilan yang dicapai oleh Kepala Desa Banjarsari adalah terciptanya
program "Banjarsari Mandiri." Program ini bertujuan untuk membantu
masyarakat desa meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pelatihan
keterampilan, penyediaan modal usaha, dan akses pasar yang lebih luas. Dalam
pelaksanaannya, Kepala Desa Banjarsari bekerja sama dengan Babinsa untuk
melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap pelaksanaan program ini.
Peran
Babinsa Banjarsari dalam proses pembinaan desa juga tidak bisa diabaikan.
Sebagai bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Babinsa memiliki tanggung
jawab untuk turut serta dalam pembangunan di daerah binaannya. Selain tugas
pokoknya dalam menjaga keamanan dan pertahanan wilayah, Babinsa juga terlibat
aktif dalam kegiatan pembinaan masyarakat desa.
Babinsa
membantu Kepala Desa dalam mendata potensi-potensi yang dimiliki oleh
masyarakat desa, seperti potensi pertanian dan
kerajinan lokal. Data ini kemudian menjadi dasar untuk merumuskan program
pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu,
Babinsa juga terlibat dalam memberikan pelatihan-pelatihan tertentu, terutama
yang berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan.
Kebersamaan
antara Kepala Desa Banjarsari dan Babinsa juga menjadi teladan bagi masyarakat
desa. Sinergi dan harmoni antara aparatur desa dan aparat militer menciptakan
iklim kerjasama yang positif dan kondusif dalam menghadapi berbagai tantangan
dan permasalahan di tingkat desa.
Melalui
kerja sama yang erat antara keduanya, telah banyak perubahan positif yang
terjadi di Desa Banjarsari. Pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan
kualitas hidup masyarakat menjadi hasil konkret dari upaya bersama ini.
Harmoni
dan sinergi antara Kepala Desa dan Babinsa di Desa Banjarsari menjadi bukti
nyata bahwa dengan komitmen dan kerja keras, pembangunan pedesaan dapat
berjalan sukses. Semoga kebersamaan yang terjalin ini dapat menjadi contoh bagi
desa-desa lain di Indonesia, sehingga pembangunan dan kemajuan dapat dirasakan
secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.


