Dalam
sebuah pertemuan singkat
di Makodam IX Udayana (Markas Komando Daerah Militer IX Udayana), penulis buku
berjudul Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara dengan penuh semangat
menyerahkan karyanya kepada Letkol Inf Eka Wira Dharmawan, S.A.P., M.Si., yang
saat itu menjabat sebagai Dandim 1616/Gianyar (Komandan Kodim Gianyar). Buku
ini menghadirkan perspektif unik tentang peran teknologi dan komputer dalam
dunia militer modern.
Kegiatan penyerahan buku yang
berlangsung secara santai itu
menyajikan momen bersejarah di mana penulis memberikan langsung buku cetakan pertama kepada Komandan Kodim
Gianyar sebagai bentuk kenang-kenangan.
“Buku Anak IT Juga Bisa Jadi
Tentara ini menggambarkan betapa pentingnya untuk mengikuti perkembangan teknologi
dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh Tentara Nasional
Indonesia," kata penulis buku tersebut, yang dengan rendah hati
mengungkapkan bahwa tujuan utama karyanya adalah untuk memberikan inspirasi
kepada generasi muda, terutama mereka yang berkompeten di bidang teknologi
informasi, agar melihat potensi dan peluang berkarier di militer.
Dalam
menerima buku tersebut, Letkol Inf Eka Wira Dharmawan tampak bersemangat dan
mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap karya yang inovatif ini. "Saya
sangat menghargai usaha penulis dalam menghadirkan pandangan baru mengenai
peran IT (Teknologi Informasi) dalam militer. Di era digital seperti sekarang,
penggunaan teknologi yang cerdas memang menjadi kunci kesuksesan dalam berbagai
misi dan tugas militer," ungkap Letkol Inf Eka Wira Dharmawan.
Beliau
juga menambahkan bahwa Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara memberikan wawasan
yang berharga tentang bagaimana militer mengintegrasikan teknologi mutakhir,
kecerdasan buatan, analisis data, dan sistem informasi untuk meningkatkan
efektivitas operasi dan pengambilan keputusan.
Buku
tersebut diyakini akan membuka wawasan baru bagi para pembaca tentang bagaimana
teknologi informasi dapat mengubah lanskap peperangan dan keamanan nasional.
Penggunaan drone, jaringan sensor, pemrosesan data cerdas, dan teknologi
lainnya telah membawa transformasi revolusioner dalam operasi militer modern.
Dalam
pertemuan
tersebut, Letkol Inf Eka Wira Dharmawan juga memberikan apresiasi terhadap
upaya penulis dalam menyajikan materi yang kompleks dengan gaya penulisan yang
mudah dipahami. Diharapkan buku ini dapat memberikan inspirasi dan informasi
berharga bagi mereka yang tertarik dengan dua bidang yang sebelumnya mungkin
dianggap terpisah, yaitu teknologi dan militer.
Dandim
1616/Gianyar juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia militer dan para
profesional IT, serta mengajak generasi muda untuk berkontribusi dalam menjawab
tantangan zaman dengan inovasi teknologi yang memajukan bangsa.
Dengan
penyerahan buku ini, harapannya semakin banyak anak muda yang tertarik untuk
berkontribusi dan memperkuat ketahanan nasional melalui bidang teknologi
informasi dan militer. Sehingga, Indonesia dapat terus bersaing dalam dunia
global yang semakin terkoneksi dan didominasi oleh perkembangan teknologi.
Dalam
momentum singkat
ini, kita diajak untuk merenung tentang bagaimana peran teknologi dalam dunia
militer dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga kedaulatan
negara dan mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang maju di segala bidang.
Makodam
IX Udayana, adalah saksi dari momen pertemuan penting antara dua perwira militer,
di mana konsep inovatif Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara mengilhami
kolaborasi yang lebih erat antara teknologi dan militer untuk masa depan yang
lebih aman dan makmur bagi Indonesia.


