Dalam sebuah pertemuan singkat yang penuh semangat,
penulis buku berjudul Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara dengan bangga
menyerahkan karya inspiratifnya kepada Kolonel Inf Rudianto, yang saat ini
menjabat sebagai Wadanrindam Jaya (Wakil Komandan Resimen Induk Kodam Jaya).
Penyerahan buku berlangsung di Mako Rindam Jaya (Markas Komando Resimen Induk
Kodam Jaya).
Buku ini menarik perhatian banyak orang karena
mengangkat kisah tentang peran anak IT pada bidang pertahanan negara di
tengah-tengah kemajuan teknologi. Penulis, yang merupakan seorang warga dari
kota Jember, Jawa Timur, berhasil merangkum pandangannya tentang bagaimana
anak-anak IT (Teknologi Informasi) juga memiliki potensi untuk berkontribusi di
dunia militer.
Kolonel Inf Rudianto sendiri bukanlah sosok asing bagi
penulis. Pada periode 2016-2017, beliau menjabat sebagai Dandim Jember, Jawa
Timur, tepat saat penulis tengah menempuh studi S1 Teknik Informatika di UIN
Maulana Malik Ibrahim Malang. Ini memberikan kebetulan menarik karena kini
keduanya bertemu kembali dalam suasana yang berbeda, di mana penulis saat ini telah
menjadi seorang perwira militer dan telah berhasil menyelesaikan karyanya
tentang perpaduan antara teknologi dan kemiliteran.
Dalam pertemuan tersebut, Kolonel Inf Rudianto
terlihat mengapresiasi tinggi usaha penulis dalam menyajikan pandangan baru
tentang profesi di dunia militer. Dalam penyampaiannya, Kolonel Inf Rudianto
menyatakan, "Buku ini menawarkan perspektif yang unik dan menarik. Saya
berharap, karya ini dapat menginspirasi generasi muda, terutama para talenta
IT, untuk melihat peluang berkontribusi dalam memajukan kemiliteran dan menjaga
kedaulatan negara."
Buku Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara menyentuh
beberapa aspek penting, termasuk bagaimana teknologi informasi dapat
dimanfaatkan untuk keperluan pertahanan dan strategi militer. Selain itu, buku
ini juga membahas tantangan dan peluang bagi anak-anak muda yang tertarik menggabungkan
minat di bidang teknologi dengan karir di militer.
Penulisnya sendiri mengatakan, "Saya merasa
terhormat bisa memberikan kontribusi dalam bentuk buku ini. Saya ingin mengajak
generasi muda, terutama mereka yang memiliki minat di dunia IT, untuk melihat
bahwa setiap profesi dapat memberikan nilai dan makna yang luar biasa, termasuk
di bidang kemiliteran."
Pertemuan singkat ini berakhir dengan suasana penuh
kehangatan, di mana Kolonel Inf Rudianto dan penulis saling bertukar pandangan
tentang pentingnya kolaborasi dan saling menghargai dalam memajukan bangsa.
Buku Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara diyakini akan menjadi salah satu
sumber inspirasi bagi para pemuda untuk mengejar cita-cita mereka, tanpa
terpaku pada batasan-batasan yang ada.
Pertemuan penulis dengan Kolonel Inf Rudianto sebagai
seorang mantan Dandim Jember dan kini menjabat sebagai Wadanrindam Jaya menjadi
contoh nyata bahwa karir militer juga memberikan ruang bagi seseorang untuk
mengembangkan potensi dan keahlian dalam berbagai bidang, termasuk teknologi
informasi.
Dengan semakin berkembangnya teknologi di era modern
ini, buku Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara menjadi suara yang relevan dan
penting untuk membuka pikiran generasi muda tentang potensi kolaborasi yang
luar biasa antara teknologi dan militer dalam menjaga kedaulatan dan keamanan
negara.
Semoga buku ini dapat mengilhami lebih banyak
anak-anak muda di Indonesia dan dunia untuk menggali bakat dan minatnya, serta
merangkul peluang baru dalam menciptakan masa depan yang lebih baik, tanpa mengenal
batasan profesi yang kaku.


