Pagi itu, Aisyah dan Rafi tiba di Kota Malang, diiringi semilir angin sejuk pegunungan yang membangunkan semangat petualangan. Mereka merencanakan liburan seru untuk menjelajahi keindahan kota ini.
Setelah sarapan di warung khas Malang, Aisyah dan Rafi memulai petualangan mereka di Alun-Alun Malang. Mereka menikmati kegiatan seru, seperti sepeda odong-odong dan permainan tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya lokal.
Selanjutnya, Aisyah dan Rafi berkunjung ke Museum Angkut, tempat di mana kendaraan-kendaraan antik dipajang. Mereka terpesona melihat sejarah transportasi dari zaman ke zaman, dan bahkan mencoba naik delman.
Di kawasan Batu, mereka mencoba wisata petik apel. Dengan semangat, mereka menyusuri kebun apel yang hijau, mencicipi buah segar langsung dari pohonnya, dan berfoto dengan latar belakang pegunungan yang memukau.
Sore harinya, Aisyah dan Rafi menyusuri jalan-jalan kuno Kota Malang, di mana bangunan kolonial masih menjaga keindahannya. Mereka menemukan toko-toko antik yang menyimpan cerita masa lalu.
Malamnya, perjalanan kuliner dimulai. Aisyah dan Rafi mencoba berbagai makanan khas Malang, seperti bakso Malang, rujak cingur, dan lontong balap. Lidah mereka diajak berkelana dalam kelezatan kuliner Nusantara.
Esok paginya, perjalanan dilanjutkan ke Air Terjun Coban Rondo. Mereka mendaki melewati hutan hijau yang menyegarkan untuk mencapai destinasi yang memukau. Suara gemericik air terjun menambah keindahan momen tersebut.
Di kawasan wisata Coban Pelangi, Aisyah dan Rafi menyewa sepeda gantung untuk menikmati panorama alam yang spektakuler. Mereka merasa seolah terbang di atas lembah yang dipenuhi oleh hijaunya pepohonan.
Sebelum meninggalkan Kota Malang, Aisyah dan Rafi menyempatkan diri mengunjungi pasar bunga di kawasan Selecta. Mereka terpesona oleh beragam bunga yang dijajakan, menciptakan suasana yang begitu segar dan berwarna.
Liburan di Kota Malang bagi Aisyah dan Rafi bukan hanya sekadar perjalanan, melainkan petualangan yang membangun kenangan tak terlupakan. Dengan hati penuh kebahagiaan, mereka berpisah dengan kota ini, membawa pulang cerita seru nan indah.

