Iklan

Latest Post


Berapakah Angpao yang Pas untuk Lebaran? Ini Tipsnya!

Bhumi Literasi
Kamis, 20 Maret 2025, Maret 20, 2025 WIB Last Updated 2025-03-20T00:33:37Z

Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti-nanti, tidak hanya sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan Idul Fitri adalah pemberian angpao kepada anak-anak, saudara, atau orang yang lebih muda. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, "Berapakah nominal angpao yang sebaiknya diberikan?"

Pemberian angpao sebenarnya bukan tentang besar kecilnya jumlah uang, melainkan tentang makna berbagi dan kebahagiaan yang bisa dirasakan oleh penerima dan pemberi. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan jumlah angpao dengan kemampuan finansial masing-masing. Jangan sampai niat berbagi justru membuat kondisi keuangan menjadi terbebani setelah Lebaran.

Banyak orang menggunakan patokan nominal tertentu untuk membagi angpao, misalnya Rp5.000 hingga Rp20.000 untuk anak kecil, Rp20.000 hingga Rp50.000 untuk remaja, dan Rp50.000 hingga Rp100.000 atau lebih untuk keponakan yang sudah beranjak dewasa. Sementara itu, untuk orang tua atau anggota keluarga yang lebih tua, beberapa orang memilih untuk memberikan nominal yang lebih besar, seperti Rp100.000 hingga Rp500.000, sebagai bentuk penghormatan.

Selain menentukan nominal yang sesuai, ada baiknya menyiapkan anggaran khusus untuk angpao jauh-jauh hari sebelum Lebaran. Dengan begitu, keuangan tetap terkontrol dan tidak mengganggu pengeluaran lainnya. Menukarkan uang pecahan lebih awal juga bisa menjadi strategi agar tidak kesulitan mencari uang kecil saat mendekati hari raya.

Jika ingin menambahkan sentuhan personal dalam pemberian angpao, bisa menggunakan amplop yang unik atau menyelipkan pesan singkat berisi doa dan harapan baik bagi si penerima. Hal ini akan membuat momen berbagi terasa lebih berkesan dan bermakna, terutama bagi anak-anak yang selalu antusias menerima angpao di hari Lebaran.

Namun, penting untuk diingat bahwa pemberian angpao adalah bentuk berbagi, bukan kewajiban. Tidak perlu merasa tertekan jika tidak bisa memberikan dalam jumlah besar. Bahkan, jika memang kondisi keuangan tidak memungkinkan, masih banyak cara lain untuk berbagi kebahagiaan, seperti memberikan makanan, bingkisan Lebaran, atau sekadar meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga.

Selain itu, ada baiknya untuk mengajarkan anak-anak agar tidak hanya melihat angpao dari segi nominalnya saja. Memberikan pemahaman tentang makna berbagi, menabung, dan menggunakan uang dengan bijak bisa menjadi pelajaran berharga bagi mereka. Dengan begitu, tradisi angpao tidak hanya menjadi ajang menerima uang, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai positif dalam kehidupan.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren pemberian angpao juga mulai bergeser ke bentuk digital. Banyak orang yang memilih untuk mengirimkan angpao melalui dompet digital atau transfer bank, terutama bagi keluarga yang tidak bisa bertemu langsung saat Lebaran. Ini bisa menjadi solusi praktis, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari keluarga.

Lebaran adalah waktu yang tepat untuk mempererat hubungan dan saling berbagi kebahagiaan. Tidak peduli berapa nominal angpao yang diberikan, yang terpenting adalah ketulusan dalam berbagi dan menjaga kebersamaan dengan keluarga serta orang-orang terdekat.

Jadi, sudah siap berbagi kebahagiaan di hari raya tahun ini? Pastikan angpao yang diberikan sesuai dengan kemampuan dan tetap membawa berkah bagi semua!

Komentar

Tampilkan